kabarkebumen.com

KABARKEBUMEN.COM

Kabarkebumen.com Mobile

Home »

Kriminal

Begini Pengakuan Pengantin Baru yang Pakai Maskawin Palsu

kabarkebumendotkom - Setelah aksinya terbongkar, tersangka Abi justru berkilah bahwa pernikah itu atas kehendak mertuanya. Sedangkan dirinya sendiri belum siap. Karena alasan tidak ada biaya, akhirnya Abi melakukan tindakan penipuan tersebut.

Begini Pengakuan Pengantin Baru yang Pakai Maskawin Palsu
Tersangka penipuan sedang dimintai keterangannya. Foto: Rinto Heksantoro/detikcom

kabarkebumendotkom - Setelah aksinya terbongkar, tersangka Abi justru berkilah bahwa pernikah itu atas kehendak mertuanya. Sedangkan dirinya sendiri belum siap. Karena alasan tidak ada biaya, akhirnya Abi melakukan tindakan penipuan tersebut.

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Seorang pria pengantin baru di Kebumen Jawa Tengah ditangkap polisi lantaran menggunakan maskawin palsu untuk menikahi gadis pujaannya. Apa kata pelaku?

Abi Dwi Septian (25) warga Desa Bumirejo, Kecamatan Kebumen kini harus berurusan dengan polisi. Ia diduga melakukan tindakan penipuan karena menggunakan maskawin emas imitasi seberat 13 gram untuk menikahi gadis pujaannya Anisatul Magfiroh (23) asal Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan.

Namun setelah aksinya terbongkar, tersangka Abi justru berkilah bahwa pernikah itu atas kehendak mertuanya. Sedangkan dirinya sendiri belum siap. Karena alasan tidak ada biaya, akhirnya Abi melakukan tindakan penipuan tersebut.

"Sebelumnya tersangka AB merasa keberatan jika pernikahan itu diselenggarakan pada bulan Desember 2017 lalu, ia belum bisa melakukan pinjaman di perusahaannya, karena suatu sebab," ungkap Kapolsek Kebumen AKP Mardi ketika dihubungi detikcom, Selasa (9/1/2018).

Kepada polisi tersangka yang bekerja di sebuah bank di Kebumen itu mengaku sedang melakukan pinjaman di perusahaannya. Namun dana tersebut memang belum cair karena sebuah prosedur di perusahaannya. Perusahaannya baru mau mencairkan pinjamannya pada tahun 2018. 

"Ngakunya belum cair pinjamannya dan baru bisa cair tahun 2018 ini namun tepatnya kapan kami juga belum tahu," imbuhnya.

Merasa ditipu, orang tua korban Ateng Wahyudi (47) melaporkan menantunya itu ke pihak yang berwajib. Bahkan agar tersangka bisa menikahi putrinya itu, tersangka berjanji akan membiayai pernikahan sebesar Rp 150 juta meskipun tak dilakukannya.

Mardi menambahkan, tersangka juga dilaporkan oleh pemilik dekor pengantin, Teguh Karyanto (44) warga Desa Logede, Kecamatan Pejagoan lantaran tidak membayar biaya sewa dekor pengantin saat tersangka menikah. Biaya sebesar Rp 7.350.000 itu hingga kini belum dibayar sama sekali.

"Perjanjian antara tersangka dengan tukang dekor, akan membayar jasanya setelah pernikahannya usai. Namun hingga hari kesepakatan membayar, tersangka tidak membayar. Selanjutnya tukang dekor yang merasa ditipu lapor ke kami," lanjut Mardi.

Pernikahan yang telah dilangsungkan pada tanggal 26 Desember 2017 lalu setelah masa pacaran 7 bulan kini di ambang kehancuran. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tersangka Abi harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Kebumen dan bakal dijerat dengan pasal 378 KUHP dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara. 

Ikuti kami di
Add Friend
Editor : Setiyo
Sumber : detik
Tags
penipuan

  • TENTANG KITA | PEDOMAN SIBER | IKLAN
    © 2013 - 2017. All Rights Reserved. KABARKEBUMEN.COM