kabarkebumen.com

KABARKEBUMEN.COM

Kabarkebumen.com Mobile

Home »

Ekonomi

Lebih Parah, Hama Lalat Buah Kembali Serang Belimbing Waluyorejo

kabarkebumendotkom - Menurut pengamatan kami, serangan kali ini justru lebih parah dibandingkan tahun lalu, karena sekarang ini hampir setiap pohon belimbing tak luput dari serangan hama ini.

Lebih Parah, Hama Lalat Buah Kembali Serang Belimbing Waluyorejo
Seorang petani belimbing Waluyorejo Kecamatan Puring Kebumen menunjukkan buah belimbing yang terserang lalat buah. (Foto: Dasih Darmawati)

kabarkebumendotkom - Menurut pengamatan kami, serangan kali ini justru lebih parah dibandingkan tahun lalu, karena sekarang ini hampir setiap pohon belimbing tak luput dari serangan hama ini.

KEBUMEN, KABARKEBUMEN.COM - Setelah hampir satu tahun lamanya mereda, serangan hama lalat buah kembali menyerang ribuan pohon belimbing madu di Desa Waluyorejo Kecamatan Puring Kebumen. Sejumlah petani belimbing di desa tersebut bahkan menyebutkan bahwa serangan lalat buah kali ini lebih parah dibandingkan serangan tahun lalu.

"Menurut pengamatan kami, serangan kali ini justru lebih parah dibandingkan tahun lalu, karena sekarang ini hampir setiap pohon belimbing tak luput dari serangan hama ini," ungkap salah satu petani belimbing Waluyorejo, Parijan, di depan kebun belimbingnya, Selasa (02/01/2018).

Serangan lalat buah tersebut menurut Parijan diketahui muncul pertama kali  sekitar awal Desember 2017 lalu. Saat itu, di tengah tingginya curah hujan sejumlah petani belimbing melihat banyak sekali lalat buah menyerang buah-buah belimbing yang masih muda yang belum sempat dibrongsong kantung plastik.

"Walau pun sudah sebulan lamanya serangan itu muncul, hingga hari ini kami belum bisa mengendalikan sepenuhnya serangan itu. Kami masih sering melihat rombongan lalat buah memasuki kebun kami, meskipun kami sudah berusaha melakukan pembersihan sampah dan penyemprotan area kebun," ujar Parijan.

Dampak serangan lalat buah awal Desember 2017 lalu itu menurut petani belimbing Waluyorejo lainnya, Kustiyah, bisa terlihat dari hasil panen belimbing pada akhir Desember 2017 dan awal Januari 2018 yang banyak didapati buah belimbing membusuk di bagian dalamnya.

"Kondisi ini tentu meresahkan kami, karena di saat permintaan pasar sedang tinggi pendapatan kami justru menyusut," keluh Kustiyah.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor : Setiyo
Sumber : krjogja
Berita Terkait

berita TERPOPULER


  • TENTANG KITA | PEDOMAN SIBER | IKLAN
    © 2013 - 2017. All Rights Reserved. KABARKEBUMEN.COM